Part2 : Munafik
"hei you, Devil Girl" panggil angi sambil tersenyum miring dan tatapan membunuh
"hei Tomboy and Brainy Girl"
"Masih berani lo nginjekin kaki lo disini"
"ternyata Lo masih inget gue?"
"selalu Devil" kata via dan agni bersama dan langsung berlari mendekati si devil girl itu dan memeluknya. "Kita berdua kangen banget sama lo Devil" Kata sivia yang memeluk gadis devil tsb erat, erat dan sangat erat.
"iya, gue...juga.. kangen..kok, tapi..kalian terlalu..erat meluk gue "Kata devil tersebut sesak karena dipeluk terlalu erat.
"Eeh,, sorry sorry" kata agni yang langsung melepas pelukannya dan begitu juga dengan sivia
"Berdua?"
"yap"
"where is she? Girly Girl?"
"Sorry, Dev. gue nggak bisa ngerubah dia"
"shit"
"eh,, ada agni sama sivia. kalian berdua bantu bapak antar anak baru ini ya"
"dengan senang hati pak"
"silahkan mengikuti dua anak ini nona"
"don't call me nona! i don't Like it!!" Bentak si Devil itu yang berhasil membuat seluruh sekolah melihat ke arah mereka. namun, dia tetap saja santai dan terus berjalan ke seisi sekolah seperti orang yang tidak pernah punya salah.
"Baik , saya permisi"
...
"io, kok aku ngomong kamu ngedengerin sih?" Kata shilla yang sedang berada didepan kelasnya sambil bermanja-manjaan di lengan rio.
"Gak kok sayang, aku tuh lagi.."
"jangan bilang, gara-gara agni hampir nyebut nama dia. kamu jadi mikirin dia"
"Gak kok,.."
"janji jangan mikirin dia lagi yaah, dia itu cuman masa lalu kamu" kata shilla yang mengacungkan jari kelingkingnya ke hadapan Rio sebagai tanda rio BERJANJI
"iya, aku janji sayang" kata rio menautkan jari kelingkingnya juga
"Aku sayang kamu"
"Aku juga sayang kamu" balas rio sambil mencium ubun-ubun shilla.
Namun, ada sepasang mata disana yang memantaui mereka dan memasang muka sinis. mungkin siapapun yang melihatnya akan terbunuh oleh tatapan itu
"Lo Munafik" lirihnya pasang mata ini dan mulai melangkah kaki mendekati rio dan shilla. belum dua langkah, ia sudah dihalang oleh agni dan sivia.
...
"Devil, kamu harus tau ya girly udah gue ceramahin sampe napas gue habis, gak berubah-berubah. dan gue pasrah" kata agni yang mengekori si devil begitu pun sivia yang berjalan disamping agni dan dibelakang si devil sambil meminum air yang dibelinya dikantin tadi.
"berubah seperti apa?"
"dia menjadi centil" jawab agni
"Gatel" balas via ikut-ikutan
"iya , saking gatelnya pengen gue garukin dia pake linggis" jawab agni geram
"lalu, dia itu sok berkuasa" balas via lagi
"yap, kita berdua dijadiin babu dia"balas agni lagi
"trus?" tanya devil penasaran
"trus, dia ngerebut pangkat lo, my devil" balas agni
"yap, pangkat ketua lo di The Girl" via ikut-ikutan lagi. yaaap!! THE GIRL sebuah kelompok yang dianggotai oleh DEVIL, BRAINY, TOMBOY, AND GIRLY. dan pemimpinnya adalah DEVIL.
"daaaan, RIO"
"dia ngerebut RIO"Sivia berbisik sambil tersenyum tipis
"Bukti?" kata devil senyum kemenangan dan langsung membuat kedua temennya itu bingung mencari bukti tersebut. mereka hanya celingak celinguk mencari sosok orang yang di omongin mereka tadi.
"ittttuuuuuu"Kata sivia menunjuk pintu kelas mereka.
"Vi, gue tahu itu pintu kelas kita. kalau lo mau langsung kekelas ayooo" kata agni santai.
"bukaan ituuuu" kata via dengan yakinnya
"haah??!!" kaget agni.
"Aku sayang kamu"
"Aku juga sayang kamu" kedua kalimat itu yang mereka dengar yang mebuat hati seseorang disana rasanya tertusuk tusuk.
"Lo Munafik" kata si devil yang langsung meneruskan berjalan mendekati kedua orang tersebut. namun, dengan sigap agni dan via mencegahnya.
"Devil, calm down. This is school.okaay"
"okaay, but, She must see.."kata devil setengah dan langsung menerus kan jalannya. membuat kedua sahabatnya ini hanya berpandang-pandang"
Disini saya akan berbagi cerita-cerita Idola Cilik hasil karya saya sendiri ataupun re post dari blog-blog lain. kalau ada yang tidak suka bisa komentar Terima kasih:D
Jumat, 05 Juli 2013
Devil Girl part1
Part 1 : Welcome back, Girl.
Dengan jalan yang centil dan muka yang manis. Gadis ini berjalan dari tepi lapangan menuju tengah lapangan yang didampingi oleh Agni dan Sivia Kedua Sahabat nya-Gadis tersebut- . kemudian, ia menaiki panggung dan.. "ehm.. ehm.."
"Hallooo all, gua Ashilla zahrantiara sebagai ketua cheerleaders disekolahan kita ini akan mengumumkan pemenang basket kita kali ini adalaaah..." seru gadis itu yang ternyata adalah Shilla
"Rio, Cakka, Rio, Cakka" Sorak-sorak dari penonton yang telah berkumpul untuk mendengar pengumuman itu.
"Pemenangnya adalah Rio"
"yeeeee" Sorak gembira para penonton dan ada juga yang bersorak tidak suka atas keputusan tersebut.
Namun, sepasang mata yang berdiri di tengah lapangan itu juga langsung menoleh ke Shilla "Gak bisa dibiarin" katanya sebelum berlari dan mendorong shilla hingga terjatuh
"Aww" Rintih Shilla "Lo kenapa sih Ag" Lanjutnya bingung
...
"ehm.. ehm.."
"Hallooo all, gua Ashilla zahrantiara sebagai ketua cheerleaders disekolahan kita ini akan mengumumkan pemenang basket kita kali ini adalaaah..."
"Kka, pasti lo kan"
"Jelas pasti dong ag"
"Gue pasti dukung lo, kka"
"Makasih ya Agni"
"Buat lo, apa yang nggak sih kka" Batinnya sebelum berkata "Sama-sama"
"Pemenangnya adalah Rio"
"Hah!?! Kok Rio kan harusnya lo" Kata Agni sambil melihat Shilla dan Cakka bergantian sambil nunjuk-nunjuk cakka. Cakka hanya menaik turunkan bahunya tanda tidak tahu apa-apa. "Gak bisa dibiarin"
"Ag, jangan ag" Kata cakka yang berusaha mengejar agni
Lalu, agni berlari ke arah shilla dan mendorong shilla sekuat tenaganya sehingga shilla terjatuh
Aww" Rintih Shilla "Lo kenapa sih Ag" Lanjutnya bingung
"Lo yang kenapa"
"gue masih gak ngerti maksud lo?"
"Cakka itu menang 3 poin dari Rio, kenapa Rio yang menang?" bentak Agni
"yang ngumumin itu gue, yah terserah gue lah. kan mulut mulut gue" jawab Shilla
"jangan mentang-mentang rio cowok lo yah, lo seenaknya. lo gak inget pesan I.."
"Jangan sebut sebut dia lagi, Gue udah anggap dia gak ada" Kata Shilla
"Shill, kok lo gitu sih. Agni bener kali. gue aja sempet shock dengerin pengumuman lo barusan" Sahut sivia lembut sambil menepuk pundak Shilla
"Lo gak usah ikut-ikut ya siv" bentak shilla sambil menepis tangan sivia dari pundaknya
"Kok lo gitu sih shill" Sahut sivia lembut
"Udah-udah, gue gak apa-apa. tapi, setidaknya gue kalah secara terhormat. bukan menang secara rendahan" Kata cakka yang langsung pergi menjauh dari lapangan.
"Dan buat lo shill, Lo Gue End!!" Kata agni sambil memperagakan gaya lo gue end ngerti gak(?) dan langsung mengejar cakka.
"shill, gue kecewa sama lo. kita end okaaay!!" Kata sivia lembut namun dalam dan munusuk dan mengejar agni juga cakka.
...
@kantin
"Kka, lo yakin dengan keputusan lo yang barusan" tanya agni
"lo udah nanya itu berulang-ulang kali ag dari pertama kita duduk disini dan kita udah duduk disini 10 menit yang lalu"kata cakka
"hehehehe" Agni hanya nyengir kuda
Kring..Kring..Kring
"eh udah bel, kelas yuk" Ajak cakka
"gak ah, duluan aja kka. via minta nambar air nih"
"oke gue duluan ya ag, vi"
"iya kka" balas agni dan sivia kompak
Setelah, cakka pergi. sivia pun langsung pergi ke stan minuman dan membeli minuman disana setelah membeli minuman. ia pun kembali ke agni.
"Ag?"
"iya vi"
"gue udah"
"Yuk" kata agni sambil menarik tangan sivia. namun, tiba-tiba sivia tidak bergerak sedikit pun. matanya tertuju pada ruang kepala sekolah yang berhadapan langsung dengan kantin. "Lo ngeliatin apa sih vi? Sampe gak kedip gitu? Lo ngeliat cowok ganteng ya? kalau gue sih ogah. gue cakka seorang aja deh vi" kata agni
"bukan, coba deh lo lihat yang baru keluar dari ruang kepsek, gue gak salah liat kan" tanya sivia balik
"Mana vi?"
"itu" sambil menunjuk kearah pintu ruang kepsek.
"Vi, gue nggak lagi mimpi kan vi" yang matanya masih tertuju ke objek pembicaraan mereka tersebut
"gak ag" yang matanya juga masih tertuju ke objek pembicaraan mereka tersebut
"Kejar vi, ayo, kita lihat dia"
"ayo"
mereka terus berlari meninggal kantin dan berusaha berlari menuju ke ruangan kepala sekolah setiba disana..
"hei, Devil Girl" panggil angi sambil tersenyum miring
"hei Tomboy and Softly Girl, Lo masih inget gue?"
"selalu Devil" kata via dan agni bersama dan langsung berlari mendekati si devil girl itu dan memeluknya
Siapakah Devil Girl itu?
Ada hubungan apakah antara mereka semua?
Banyak rahasia yang disimpan oleh mereka!! teruslah membaca dan komentar jawaban dari pertanyaan diatas? :)
Dengan jalan yang centil dan muka yang manis. Gadis ini berjalan dari tepi lapangan menuju tengah lapangan yang didampingi oleh Agni dan Sivia Kedua Sahabat nya-Gadis tersebut- . kemudian, ia menaiki panggung dan.. "ehm.. ehm.."
"Hallooo all, gua Ashilla zahrantiara sebagai ketua cheerleaders disekolahan kita ini akan mengumumkan pemenang basket kita kali ini adalaaah..." seru gadis itu yang ternyata adalah Shilla
"Rio, Cakka, Rio, Cakka" Sorak-sorak dari penonton yang telah berkumpul untuk mendengar pengumuman itu.
"Pemenangnya adalah Rio"
"yeeeee" Sorak gembira para penonton dan ada juga yang bersorak tidak suka atas keputusan tersebut.
Namun, sepasang mata yang berdiri di tengah lapangan itu juga langsung menoleh ke Shilla "Gak bisa dibiarin" katanya sebelum berlari dan mendorong shilla hingga terjatuh
"Aww" Rintih Shilla "Lo kenapa sih Ag" Lanjutnya bingung
...
"ehm.. ehm.."
"Hallooo all, gua Ashilla zahrantiara sebagai ketua cheerleaders disekolahan kita ini akan mengumumkan pemenang basket kita kali ini adalaaah..."
"Kka, pasti lo kan"
"Jelas pasti dong ag"
"Gue pasti dukung lo, kka"
"Makasih ya Agni"
"Buat lo, apa yang nggak sih kka" Batinnya sebelum berkata "Sama-sama"
"Pemenangnya adalah Rio"
"Hah!?! Kok Rio kan harusnya lo" Kata Agni sambil melihat Shilla dan Cakka bergantian sambil nunjuk-nunjuk cakka. Cakka hanya menaik turunkan bahunya tanda tidak tahu apa-apa. "Gak bisa dibiarin"
"Ag, jangan ag" Kata cakka yang berusaha mengejar agni
Lalu, agni berlari ke arah shilla dan mendorong shilla sekuat tenaganya sehingga shilla terjatuh
Aww" Rintih Shilla "Lo kenapa sih Ag" Lanjutnya bingung
"Lo yang kenapa"
"gue masih gak ngerti maksud lo?"
"Cakka itu menang 3 poin dari Rio, kenapa Rio yang menang?" bentak Agni
"yang ngumumin itu gue, yah terserah gue lah. kan mulut mulut gue" jawab Shilla
"jangan mentang-mentang rio cowok lo yah, lo seenaknya. lo gak inget pesan I.."
"Jangan sebut sebut dia lagi, Gue udah anggap dia gak ada" Kata Shilla
"Shill, kok lo gitu sih. Agni bener kali. gue aja sempet shock dengerin pengumuman lo barusan" Sahut sivia lembut sambil menepuk pundak Shilla
"Lo gak usah ikut-ikut ya siv" bentak shilla sambil menepis tangan sivia dari pundaknya
"Kok lo gitu sih shill" Sahut sivia lembut
"Udah-udah, gue gak apa-apa. tapi, setidaknya gue kalah secara terhormat. bukan menang secara rendahan" Kata cakka yang langsung pergi menjauh dari lapangan.
"Dan buat lo shill, Lo Gue End!!" Kata agni sambil memperagakan gaya lo gue end ngerti gak(?) dan langsung mengejar cakka.
"shill, gue kecewa sama lo. kita end okaaay!!" Kata sivia lembut namun dalam dan munusuk dan mengejar agni juga cakka.
...
@kantin
"Kka, lo yakin dengan keputusan lo yang barusan" tanya agni
"lo udah nanya itu berulang-ulang kali ag dari pertama kita duduk disini dan kita udah duduk disini 10 menit yang lalu"kata cakka
"hehehehe" Agni hanya nyengir kuda
Kring..Kring..Kring
"eh udah bel, kelas yuk" Ajak cakka
"gak ah, duluan aja kka. via minta nambar air nih"
"oke gue duluan ya ag, vi"
"iya kka" balas agni dan sivia kompak
Setelah, cakka pergi. sivia pun langsung pergi ke stan minuman dan membeli minuman disana setelah membeli minuman. ia pun kembali ke agni.
"Ag?"
"iya vi"
"gue udah"
"Yuk" kata agni sambil menarik tangan sivia. namun, tiba-tiba sivia tidak bergerak sedikit pun. matanya tertuju pada ruang kepala sekolah yang berhadapan langsung dengan kantin. "Lo ngeliatin apa sih vi? Sampe gak kedip gitu? Lo ngeliat cowok ganteng ya? kalau gue sih ogah. gue cakka seorang aja deh vi" kata agni
"bukan, coba deh lo lihat yang baru keluar dari ruang kepsek, gue gak salah liat kan" tanya sivia balik
"Mana vi?"
"itu" sambil menunjuk kearah pintu ruang kepsek.
"Vi, gue nggak lagi mimpi kan vi" yang matanya masih tertuju ke objek pembicaraan mereka tersebut
"gak ag" yang matanya juga masih tertuju ke objek pembicaraan mereka tersebut
"Kejar vi, ayo, kita lihat dia"
"ayo"
mereka terus berlari meninggal kantin dan berusaha berlari menuju ke ruangan kepala sekolah setiba disana..
"hei, Devil Girl" panggil angi sambil tersenyum miring
"hei Tomboy and Softly Girl, Lo masih inget gue?"
"selalu Devil" kata via dan agni bersama dan langsung berlari mendekati si devil girl itu dan memeluknya
Siapakah Devil Girl itu?
Ada hubungan apakah antara mereka semua?
Banyak rahasia yang disimpan oleh mereka!! teruslah membaca dan komentar jawaban dari pertanyaan diatas? :)
Rabu, 03 Juli 2013
Hello My NewBie Blog ;D
Hello kawan-kawan
Ini blog baru saya
Disini saya akan mempost cerpen ataupun cerbung idola cilik
Semoga kalian suka dengan cerita-cerita karangan saya
Jadi, jangan lewatkan setiap cerita
Terima Kasih atas kunjungannya ya :)
Ini blog baru saya
Disini saya akan mempost cerpen ataupun cerbung idola cilik
Semoga kalian suka dengan cerita-cerita karangan saya
Jadi, jangan lewatkan setiap cerita
Terima Kasih atas kunjungannya ya :)
Langganan:
Postingan (Atom)